Marketing Tools Untuk Bisnis Anda

Marketing merupakan ujung tombak sebuah bisnis. Tidak ada bisnis yang tidak membutuhkan kegiatan marketing atau pemasaran. Tujuan dari kegiatan marketing itu sendiri bisa bermacam-macam, bisa untuk meningkatkan penjualan atau sekedar untuk meningkatkan brand awareness. Tools yang bisa dimanfaatkan dalam kegiatan marketing juga beragam. Berikut beberapa tools marketing yang bisa Anda gunakan di tahun 2018:

  • Google My Business

Setiap pelaku bisnis mengharapkan usahanya mudah untuk ditemukan oleh konsumennya. Sebab percuma bila Anda punya bisnis yang bagus namun tidak reachable. Oleh karenanya, Google meluncurkan sebuah fitur terbarunya bernama Google My Business (GMB) untuk mengoptimalkan search engine terhadap bisnis Anda. Fitur ini dapat membantu usaha Anda mudah untuk ditemukan pada pencarian lokal. Google menyediakan layanan ini secara gratis sehingga sangat menguntungkan bisnis Anda yang berjalan dengan low budget.

Sebesar 50% riset konsumen Google, audiens yang mencari informasi melalui smartphone mereka akan langsung mencari hasil yang ditemukannya pada hari yang sama. Sehingga tidak ada salahnya untuk segera daftarkan bisnis Anda ke Google My Business untuk meningkatkan pencarian pada mesin pencari Google.

  • NewsFeed Facebook

News feed di Facebook menampilkan postingan yang memiliki aktifitas terbanyak. Aktifitas yang dimaksud adalah berupa like, comment, ataupun share. Jika akun Facebook Anda memiliki pertemanan dengan banyak brand, yang akan muncul pada feed Facebook Anda adalah akun yang paling ramai mendapat comment, like, dan share. Sedangkan sisa yang lainnya adalah postingan dari anggota keluarga atau tema-teman dekat Anda.

Sehingga bagi Anda yang memiliki brand penting adanya untuk membuat postingan kreatif yang dengan mudah dapat menarik konsumen meninggalkan komentar atau menyematkan ikon ‘love’ pada postingan brand Anda. Tidak lupa untuk menjaga kualitas brand agar komentar yang diberikan konsumen selalu positif. Sebab sebanyak 84% audiens akan percaya atau meyakini sebuah review online. Itu mengapa media sosial seperti Facebook menjadikan hal tersebut penting.

  • Twitter Ads

Berdasarkan penelitian, sebanyak 41% pengguna Twitter akan melakukan pembelian dalam kurun waktu 30 hari setelah melihat iklan sebuah brand yang terpampang pada akun mereka. Twitter sendiri membagi-bagi jenis campaign berdasarkan objective yang ingin Anda capai. Misalkan objective tidak tercapai atau tidak terjadi impression pada iklan Anda, Anda tidak perlu membayarnya. Objective bisa berupa penambahan jumlah follower, peningkatan konversi pada situs website brand, dan juga app-installs.

Di awal kemunculannya, platform HubSpot berhasil mendapatkan peningkatan rata-rata sebesar 45% untuk keterlibatan pengguna dari Twitter ads. Ada juga Krossover - sebuah perusahaan teknologi penganalisa video game untuk pelatihan olah raga, memilih menggunakan Twitter ads untuk mengurangi biaya akuisisi para pelanggannya dan hasilnya sebesarnya 74% biaya dapat terkurangi.


Recent Posts
Follow Us
  • Twitter Social Icon

© 2017 BBOX CONSULTING